Leave a comment

Ibu, seorang motivator hidup

image

Siapa yang tidak kenal seorang ibu? Ya, ibu adalah sosok orang tua yang pertama sekali yang menginginkan kita ada di dunia ini, yang melahirkan kita, membesarkan kita, mengurus kita, memperhatikan kita, dan selalu berdoa untuk kita. Betapa susahnya seorang ibu melahirkan kita, memperjuangkan hidup anaknya sementara nyawanya sendiri terancam.

Beliau  selalu mendengarkan curhat anaknya dikala sakit maupun sehat, selalu memotivasi anaknya agar selalu bersemangat, dan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Ibu adalah orang yang ditugaskan oleh tuhan untuk menghidupkan kita.sehari semalam, dua puluh empat jam, tanpa gaji, tanpa uang lembur, tanpa uang tunjangan.tapi tahukah anda?seorang ibu itu bahagia karena surat kerjanya itu langsung di tanda tangani langsung oleh tuhan.

Jasanya sangatlah besar, hingga kitapun tidak bisa menjumlahkannya. tapi apa yang telah kita berikan kepada sosok ibu yang telah membesarkan kita?sangatlah sedikit. bahkan hari ulang tahunnya pun mungkin pernah terlupakan oleh kita.

Ibu tidak pernah mengharap balasan dari anaknya, bahkan hingga anaknya pun sukses. Satu satunya harapan seorang ibu adalah
melihat anaknya sukses

Yang harus kita lakukan sebagai seorang anak ialah menghargainya dan  menghormatinya.karena:

عَنْ عَبْدُ الله بن عَمْرٍو رضي الله عنهما قال قال رسولُ الله صلى الله عليه وسلم: رِضَى اللهُ فى رِضَى الوَالِدَيْنِ و سَخَطُ الله فى سَخَطُ الوَالِدَيْنِ ( اخرجه الترمذي وصححه ابن حبان والحاكم)

Artinya: dari Abdullah bin ‘Amrin bin Ash r.a. ia berkata, Nabi SAW telah bersabda: “ Keridhoaan Allah itu terletak pada keridhoan orang tua, dan murka Allah itu terletak pada murka orang tua”. ( H.R.A t-Tirmidzi. Hadis ini dinilai shahih oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim)[1]

Hargai dan hormatilah orangtua mu. Terutama ibumu. Selama ia masih ada di sampingmu

لْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الأُمَّهَاتِ، مَنْ شِئْنَ أَدْخَلْنَ وَ مَنْ شِئْنَ أَخْرَجْنَ
Surga itu di bawah telapak kaki ibu, siapa yang ia kehendaki maka akan dimasukkan dan siapa yang ia ingini maka akan dikeluarkan. (Silsilah al-Ahâdîts adh-Dha’îfah, no. 593)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: